Selasa, 24 Mei 2011

Laporan Observasi

LAPORAN KELOMPOK OBSERVASI

Observasi dilaksanakan pada tanggal 17 sampai dengan 18 januari 2011
Di Jl. Gang Mesjid Cilendek Timur 1 Kelurahan Cilendek Timur Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor 16113

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Strategi Pembelajaran


Disusun oleh :
Kelas K
Sulastri 0371 10 378
Atik Siti Kartika 0371 10 396
Nur Fitriyani Dewi 0371 10 401
Kurnaesi 0371 10 405






PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PAKUAN
BOGOR
2011

KATA PENGANTAR


Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. karena atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan laporan observasi yang kegiatannya dilaksanakan sejak tanggal 17 Januari s.d 18 Januari 2011, di Jln.Gang Mesjid Cilendek Timur Kelurahan Cilendek Timur Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor 16113.
Tak lupa shalawat serta salam kami curahkan kepada junjunan kita Nabi besar Muhammad SAW. yang telah membawa umatnya ke alam yang terang benderang.
Pembuatan laporan ini bertujuan untuk melaporkan kegiatan yang kami laksanakan selama observasi, berupa mengidentifikasi keadaan sekolah yang bersangkutan, baik dari segi sarana prasarana, keadaan siswa, keadaan pendidik dan tenaga kependidikan, serta seluruh yang terkait dengan keadaan sekolah dan proses pembelajaran dikelas.
Pada kesempatan ini, kami ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah memberi bantuan, bimbingan, dan kerjasama sehingga kami dapat melaksanakan observasi dengan lancar.
Terima kasih dan penghargaan kami sampaikan kepada :
1. Para orang tua kami yang selalu mendo’akan dan memberi dukungan baik dari segi materi maupun non materi.
2. Ibu Sri Dewi Nirmala, M.Pd., selaku Dosen mata kuliah Strategi Pembelajaran.
3. Bapak Achmad Mustika, S.Pd, M.Si., selaku Kepala Sekolah SDN Cilendek Timur 1 Bogor.
4. Bapak dan Ibu guru SDN Cilendek Timur 1 Bogor beserta stafnya.
5. Siswa-siswi SDN Cilendek Timur 1 Bogor, khususnya kelas 1C dan 6B yang bisa diajak kerjasamanya.
6. Semua pihak yang telah membantu yang tidak dapat disebutkan satu persatu.





Mengingat keterbatasan yang dimiliki, kami sadar laporan ini masih jauh dari sempurna. Walaupun demikian, kami telah berusaha semaksimal mungkin dalam menyelesaikan laporan ini. Untuk itu, saran dan kritik yang membangun, kami harapkan dari semua pihak.
Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kami khususnya dan umumnya bagi para pembaca sekalian. Amiin.



















Bogor, Januari 2011


Penyusun


DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN 1
1.1. Latar Belakang 1
1.2. Tujuan 3
1.3. Sasaran 4
1.4. Metode penelitian 4
1.5. Bentuk kegiatan 4

BAB II PROFIL SEKOLAH 5
A. Keterangan Keadaan Siswa, Guru dan Rombongan Belajar Tahun ajaran 2010/2011 6
B. Keterangan Sarana dan Prasarana Sekolah 8

BAB III PEMBAHASAN 13
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) 13
1. Kelas 1 13
2. Kelas 6 15

BAB IV SIMPULAN 16

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
• RPP kelas 1
• RPP kelas 6
• Foto-foto

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Salah satu tokoh pendidikan yang bernama Gagne mengemukakan definisi belajar yaitu “Belajar merupakan suatu proses diman suatu organism berubah perilakunya sebagai akibat dari pengalaman”.
Belajar memiliki tiga atribut pokok yaitu :
1. Belajar merupakan proses mental dan emosional atau aktivitas pikiran dan perasaan.
2. Hasil belajar berupa perubahan perilaku, baik yang menyangkut kognitif, psikomotor, maupun afektif.
3. Belajar berlangsung melalui pengalaman, baik pengalaman ;angsung maupun pengalaman tidak langsung (melalui pengamatan). Dengan kata lain, belajar terjadi dalam interaksi dengan lingkungan (lingkungan fisik dan lingkungan sosial).
Supaya belajar terjadi secara efektif perlu diperhatikan beberapa prinsip berikut :
• Motivasi, yaitu dorongan untuk melakukan kegiatan belajar, baik motivasi intrinsic maupun motivasi ekstrinsik. Motivasi instrinsik dinilai lebih baik, karena berkaitan langsung dengan tujuan pembelajaran itu sendiri.
• Perhatian atau pemusatan energi psikis terhadap pelajaran erat kaitannya dengan motivasi. Untuk memusatkan perhatian siswa terhadap pelajaran, guru dapat mengaitkan pelajaran dengan diri siswa itu sendiri (kebutuhan, minat, dan pengalaman siswa) dan atau menciptakan situasi pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa.
• Aktivitas. Belajar itu sendiri aktivitas. Bila pikiran dan perasaan siswa tidak terlibat aktif dalam situasi pembelajaran, pada hakikatnya siswa tersebut tidak belajar. Penggunaan metode dan media yang bervariasi dapat merangsang siswa lebih aktif belajar.
• Balikan. Balikan didalam belajar sangat penting, supaya siswa segera mengetahui benar tidaknya pekerjaan yang ia lakukan. Balikan dari guru sebaiknya yang mampu menyadarkan siswa terhadap kesalahan mereka dan meningkatkan pemahaman siswa akan pelajaran tersebut.
• Perbedaan individual. Indibidu merupakan probadi tersendiri yang memiliki perbedaan dari yang lain. Guru hendaknya mampu memperhatikan dan melayani siswa sesuaidengan karakteristik mereka masing-masing. Berkaitan dengan ini catatan pribadi setiap siswa sangat diperlukan.
Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Lingkungan belajar merupakan suatu sistemyang terdiri dari unsur tujuan, bahan pelajaran, strategi, alat, siswa, dan guru. Semua unsur atau komponen tersebut saling berkaitan, saling mempengaruhi, dan semuanya berfungsi dengan berorientasi pada tujuan.
Komponen utama yang harus dipertimbangkan dalam memilih dan menggunakan Strategi Pembelajaran ialah tujuan, yang dalam Kurikulum 2004 dirumuskan dalam bentuk kompetensi, sebab semua komponen tersebut-termasuk Strategi Pembelajaran-dipilih dan difungsikan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Gagne mengklasifikasikan hasil-hasil belajar atau tujuan pembelajaran ke dalam lima jenis tujuan belajar sebagai berikut :
1. Keterampialan Intelektual dengan tahapan-tahapannya :
• Kemampuan membedakan (diskriminasi)
• Kemampuan mengenal konsep konkret
• Kemampuan memahami konsep terdefinisi
• Kemampuan mengguanakan aturan, rumus, hukum/dalil, prinsip, dan
• Kemampuan memecahakan masalah dengan menggunakan berbagai aturan.
2. Strategi Kognitif yaitu kemampuan memilih dan mengubah cara-cara memberikan perhatian, belajar, mengingat, dan berfikir.
3. Informasi Verbal yaitu kemampuan menyimpan nama/label, fakta, dan pengetahuan dalam ingatan.
4. Keterampilan Motorik yaitu kemampuan melakukan kegiatan-kegiatan fisik.
5. Sikap yaitu kemampuan menampilkan perilaku yang bermuatan nilai-nilai.
Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih Strategi Pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru. Yang perlu dipertimbangkan dari faktor siswa, antara lain : siswa sebagai pribadi tersendiri memilki pebedaan-perbedaan dari siswa lain, jumlah siswa yang mwngikuti pelajaran.
Faktor fasilitas, ruang dan waktu yang perlu dipertimbangkan ialah jumlah dan karakteristik alat pelajaran dan alat peraga, jumlah dan karakteristik sumber pelajaran (bahan cetakan dan lingkungan sekitar), ketersediaan ruangan yang dibutuhkan serta jumlah waktu yang tersedia. Sedangkan faktor guru yang mempengaruhi penggunaan Strategi Pembelajaran ialah kemempuan menguasai bahan pelajaran dan kemempuan membelajarkan siswa.
Suatu pembelajaran menuntut pemanfaatan berbagai metode dan teknik, baik pada tahap perancangan maupun penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan pada saat pembelajaran sedang berlangsung.

1.2. Tujuan

• Untuk mengetahui keadaan sekolah yang bersangkutan, baik dari segi saran prasarana, keadaan siswa, keadaan pendidik dan tenaga kependidikan, serta seluruh yang trekait dengan keadaan sekolah.
• Untuk mengetahui proses pembelajaran di kelas/Kegiatan Belajar Mengajar yang berkaitan dengan mata kuliah Strategi Pembelajaran.

1.3. Sasaran

Yang menjadi sasaran tempat observasi kami adalah SDN Cilendek Timur 1 yang beralamat di Jl. Gg Mesjid Rt 01/10 Bogor 16112 Kelurahan Cilendek Timur Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor.

1.4. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan observasi ini adalah :
1. Studi Pustaka, (memperoleh informasi dari buku, contoh laporan-laporan dan internet)
2. Observasi

1.5. Bentuk Kegiatan

Pada hari pertama observasi tanggal 17 Januari 2011, kami mengidentifikasi keadaan sekolah yang bersangkutan, baik dari segi saran prasarana, keadaan siswa, keadaan pendidik dan tenaga kependidikan, serta seluruh yang trekait dengan keadaan sekolah.
Pada hari kedua observasi tanggal 18 Januari 2011, kami mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar di dalam kelas yang terbagi menjadi 2 yaitu 2 orang di kelas 1c, 2 orang di kelas 6b. masing-masing dari kami mengamati apa yang terjadi dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar tersebut.





BAB II
PROFIL SEKOLAH


Nama Sekolah : SDN CILENDEK TIMUR 1
Alamat : Jl. Gg Mesjid Rt 01/10 Bogor 16113
Kelurahan : Cilendek Timur
Kecamatan : Bogor Barat
Kota : Bogor
Provinsi : Jawa Barat
Nomor Statistik : 101020503038
Nomor Pokok Sekolah Nasional : 20220050
Jenis dan Status Sekolah : SD Negeri
Kategori Sekolah : SD/MI Biasa
Status mutu sekolah : Standar/SPM
Status Akreditasi Sekolah : B (Baik)
Tahun Berdiri Sekolah : 1980
Kurikulum yang digunakan : KTSP
(Sekolah tidak memiliki jaringan internet)
Luas Tanah : 2778 M2
Luas Bangunan Keseluruhan : 721 M2
Status Penguasaan Gedung Sekolah : milik sendiri
Waktu Penyelenggaraan : Kombinasi (Pagi dan Siang)








A. Keterangan Keadaan Siswa, Guru dan Rombongan Belajar Tahun ajaran 2010/2011


1. Keadaan Siswa 2010/2011
a. Siswa baru tingkat 1 : laki-laki = 41 orang
Perempuan = 53 orang
b. Jumlah siswa tingkat 1-6 : laki-laki = 262 orang
Perempuan = 283 orang
c. Jumlah siswa yang mengulang tingkat 1-6 : laki-laki = 9 orang
Perempuan = 2 orang
d. Jumlah siswa yang putus sekolah/drop out tingkat 1-6 : laki-laki = 0
Perempuan = 0
e. Jumlah peserta UN 2010/2011 : laki-laki = 36 orang
Perempuan = 39 orang
f. Jumlah lulusan 2009/2010 : laki-laki = 36 orang
Perempuan = 39 orang

g. Jumlah siswa seluruhnya menurut kelompok umur
a. < 7 Tahun : laki-laki = 1 orang Perempuan = 2 orang b. 7-12 Tahun : laki-laki = 259 orang Perempuan = 278 orang c. > 12 Tahun : laki-laki = 2 orang
Perempuan = 3 orang

h. Jumlah siswa tingkat 1-6 menurut agama
a. Islam : 545 orang
b. Protestan : 0
c. Katolik : 0
d. Hindu : 0
e. Budha : 0
f. Konghucu : 0
i. Jumlah Rombongan Belajar tingkat 1-6 : 15 kelas
a. Tingkat 1 : 3 Rombel
b. Tingkat 2 : 2 Rombel
c. Tingkat 3 : 3 Rombel
d. Tingkat 4 : 3 Rombel
e. Tingkat 5 : 2 Rombel
f. Tingkat 6 : 2 Rombel
j. Jumlah Guru keseluruhan : 22 orang
a. Guru PNS :
• Laki-laki = 5 orang
• Perempuan = 12 orang
b. Guru Honor :
• Laki-laki = 2 orang (1 orang pensiun, tetapi dihonorkan kembali)
• Perempuan = 3 orang
k. Jumlah Guru memenuhi untuk sertifikasi : laki-laki = 2 orang
Perempuan = 8 orang

l. Jumlah Guru yang lulus Sertifikasi : laki-laki = 0
Perempuan = 3 orang
m. Pendidikan Guru :
a. S1 : laki-laki = 3 orang
Perempuan = 6 orang
(selebihnya D2 sedang melanjutkan S1)








B. Keterangan Sarana dan Prasarana Sekolah

1. Kondisi bangunan menurut tingkat kerusakan komponen bangunan
 Bangunan/Gedung 1
Luas (dari seluruh lantai) : 182 M2
Tahun dibangun : 1982
Tahun terakhir renovasi : 2008
Jumlah lantai : 1
Klasifikasi bangunan : permanen
Jenis lantai terluas : permanen
Jenis dinding terluas : permanen
Jenis atap terluas : Genteng
Pondasi, kolom dan balok, plesteran,kolom dan balok, rangka (kuda-kuda+kaso), penutup/atap, instalasi listrik : tidak ada yang rusak
Drainase limbah (buangan air) : 46 % - 65 %
 Bangunan/Gedung 2
Luas (dari seluruh lantai) : 147 M2
Tahun dibangun : 1982
Tahun terakhir renovasi : 2002
Jumlah lantai : 1
Klasifikasi bangunan : permanen
Jenis lantai terluas : permanen
Jenis dinding terluas : permanen
Jenis atap terluas : Genteng
Pondasi, kolom dan balok, plesteran,kolom dan balok, rangka (kuda-kuda+kaso), penutup/atap, instalasi listrik : tidak ada yang rusak
Drainase limbah (buangan air) : tidak ada yang rusak
 Bangunan/Gedung 3
Luas (dari seluruh lantai) : 182 M2
Tahun dibangun : 1980
Tahun terakhir renovasi : 2002
Jumlah lantai : 1
Klasifikasi bangunan : permanen
Jenis lantai terluas : permanen
Jenis dinding terluas : permanen
Jenis atap terluas : Genteng
Pondasi, kolom dan balok, plesteran,kolom dan balok, rangka (kuda-kuda+kaso), penutup/atap, instalasi listrik : tidak ada yang rusak
Drainase limbah (buangan air) : tidak ada yang rusak
 Bangunan/Gedung 4
Luas (dari seluruh lantai) : 161 M2
Tahun dibangun : 1984
Tahun terakhir renovasi : 2007
Jumlah lantai : 1
Klasifikasi bangunan : permanen
Jenis lantai terluas : permanen
Jenis dinding terluas : permanen
Jenis atap terluas : Genteng
Pondasi, kolom dan balok, plesteran,kolom dan balok, rangka (kuda-kuda+kaso), penutup/atap, instalasi listrik : tidak ada yang rusak
Drainase limbah (buangan air) : 46 % - 65 %
 Bangunan/Gedung 5
Luas (dari seluruh lantai) : 49 M2
Tahun dibangun : 1987
Tahun terakhir renovasi : 2008
Jumlah lantai : 1
Klasifikasi bangunan : permanen
Jenis lantai terluas : permanen
Jenis dinding terluas : permanen
Jenis atap terluas : Genteng
Pondasi, kolom dan balok, plesteran,kolom dan balok, rangka (kuda-kuda+kaso), penutup/atap, instalasi listrik : tidak ada yang rusak
Drainase limbah (buangan air) : tidak ada yang rusak
2. Kondisi bangunan menurut jenis ruang dan tingkat kerusakan komponen bangunan dalam ruangan :
1. Ruang Kelas
 Tingkat/kelas 1
Kelas 1a, 1b, 1c : ada, berfungsi
Lokasi ruangan digedung berapa : gedung 3
Luas : 49 M2
Langit-langit, dinding, lantai, instalasi listrik, cat : tidak ada yang rusak
 Tingkat/kelas 2
Kelas 2a, 2b : ada, berfungsi
Lokasi ruangan digedung berapa : gedung 4
Luas : 49 M2
Langit-langit, dinding, lantai, instalasi listrik, cat : tidak ada yang rusak
 Tingkat/kelas 3
Kelas 3a, 3b, 3c : ada, berfungsi
Lokasi ruangan digedung berapa : gedung 3
Luas : 49 M2
Langit-langit, dinding, lantai, instalasi listrik, cat : tidak ada yang rusak
 Tingkat/kelas 4
Kelas 4a, 4b, 4c : ada, berfungsi
Lokasi ruangan digedung berapa :
a. Kelas 4a : gedung 4
b. Kelas 4b : gedung 5
c. Kelas 4c : gedung 4
Luas : 49 M2
Langit-langit, dinding, lantai, instalasi listrik, cat : tidak ada yang rusak
 Tingkat/kelas 5
Kelas 5a, 5b : ada, berfungsi
Lokasi ruangan digedung berapa :
a. Kelas 5a : gedung 1
b. Kelas 5b : gedung 2
Luas : 49 M2
Langit-langit, dinding, lantai, instalasi listrik, cat : tidak ada yang berfungsi
 Tingkat/kelas 6
Kelas 6a, 6b : ada, berfungsi
Lokasi ruangan digedung berapa : gedung 1
Luas : 49 M2
Langit-langit, dinding, lantai, instalasi listrik, cat : tidak ada yang rusak
2. Laboratorium bahasa : tidak ada
3. Laboratorium komputer : tidak ada
4. Ruang Perpustakaan : ada, berfungsi
Lokasi ruangan : gedung 1
Luas : 28 M2
5. Ruang UKS : ada, berfungsi
Lokasi ruangan : gedung 4
Luas : 14 M2
6. Ruang Kepsek : ada, berfungsi
Lokasi ruangan : gedung 3
Luas : 35 M2
7. Ruang Guru : ada, berfungsi
Lokasi ruangan : gedung 2
Luas : 49 M2
8. Ruang TU : ada, berfungsi
Lokasi ruangan : gedung 2
Luas : 28 M2
9. WC Guru laki-laki : tidak ada
10. WC Guru perempuan : tidak ada
11. WC Siswa laki-laki : ada, berfungsi
Lokasi ruangan : gedung 5
Luas : 4 M2
12. WC Siswa perempuan : ada, berfungsi
Lokasi ruangan : gedung 5
Luas : 4 M2
13. WC bersama 1 : ada, berfungsi
Lokasi ruangan : gedung 2
Luas : 4 M2
WC bersama 2 : ada, berfungsi
Lokasi ruangan : gedung 2
Luas : 4 M2
(pintu dan kusen : > 65 %)
14. Gudang : ada, berfungsi
Lokasi ruangan : gedung 4
Luas : 25 M2
15. Ruang Ibadah : tidak ada

Keterangan :
Jumlah meja siswa layak pakai = 160
Jumlah kursi siswa layak pakai = 320
Sumber utama penerangan : listrik PLN
Sumber utama air : sumur pompa
Lapangan olahraga : ada, berfungsi















BAB III
PEMBAHASAN


KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM)


I. KELAS 1
Prose pembelajaran pada kelas 1 menggunakan tematik yaitu mencakup semua pelajaran diantaranya B.Indonesia, PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup), Agama.
Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru yaitu Ekspositori, karena di kelas 1 guru harus lebih aktif dibandingkan siswa, guru menjelaskan dan siswa tinggal menerima dan kemudian mencatat.
Tahapan-tahapan prosedur pembelajaran :
a. Pra pembelajaran : salam, pembukaan, absen hadir.
b. Kegiatan awal : appersepsi (mengulang materi yang sudah di ajarkan), motivasi.
c. Kegiatan inti : pendalaman materi, mengajarkan baca, mengajarkan menulis.
d. Kegiatan akhir : menyimpulkan materi, evaluasi, menutup pelajaran, memberikan tugas rumah.
e. Tindak lanjut : memberikan pesan moral pada siswa
Pemilihan Metode mengajar yang digunakan guru yaitu metode ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.
Pemilihan Media Pembelajaran, guru menggunakan buku B.indonesia, buku PLH, silabus, dan media gambar bencana alam.
Pengelolaan kelas yang dilaksanakan oleh guru yaitu menggunakan pendekatan modifikasi tingkah laku, pendekatan sosio emosional karena ada salah satu siswa yang tidak bisa di atur.
Penilaian pembelajaran, guru hanya melakukan evaluasi setelah materi yang disampaikan selesai.
Keterampilan dasar mengajar 1 dan 2 :
Dalam proses pembelejaran tersebut guru menggunakan keterampilan menjelaskan, keterampilan bertanya, keterampilan mengadakan variasi (tepuk semangat), keterampilan mengelola kelas, dan keterampilan membuka dan menutup pelajaran, keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan, tetapi yang digunakan hanya keterampilan mengajar perorangan saja (contoh : mengajarkan membaca dan menulis).


























2. KELAS 6
Proses pembelajaran di kelas 6 menggunakan Mata Pelajaran yaitu Matematika dan IPA. Pada Mata Pelajaran Matematika Strategi Pembelajaran yang digunakan oleh guru yaitu Heuristik karena pihak pengolah pesannya siswa, siswa dituntut lebih aktif dibandingkan guru.
Tahapan-tahapan prosedur pembelajaran :
a. Pra pembelajaran : ikrar dilapangan, membaca doa didalam kelas, dilanjutkan dengan membaca asmaul husna.
b. Kegiatan awal : appersepsi (mengulang materi pelajaran yang sudah disampaikan), memberi motivasi, menyampaikan tujuan pelajaran dan membuat kesimpulan.
c. Kegiatan inti : membahas PR Matematika, dan dilanjutkan dengan materi selanjutnya (guru memberi soal dan membahas didepan kelas dengan menunjuk siswa untuk mengisi soal tersebut).
Pemilihan metode mengajar yang digunakan oleh guru yaitu menggunakan metode Drill karena guru memberikan soal latihan.
Pemilihan media pembelajaran, guru menyiapkan sebuah tongkat dan buku pelajaran matematika.
Pengelolaan kelas yang dilaksanakan oleh guru, menggunakan pendekatan CTL (Control Teacher Learning).
Penilaian pembelajaran, guru memberikan tes formatif yang berbentuk lisan, tulisan, dan perbuatan (soal latihan matematika hal 87-93).
Keterampilan dasar mengajar 1 dan 2 :
Dalam proses pembelajaran tersebut guru menggunakan keterampilan menjelaskan, keterampilan memberikan penguatan, keterampilan mengadakan variasi, keterampilan mengelola kelas, dan keterampilan membuka dan menutup pelajaran.




BAB IV
SIMPULAN


Berdasarkan observasi yang telah kami amati, bahwa di SDN Cilendek Timur 1 tersebut memiliki banyak keunggulan, seperti danya teropong bintang dan proyektor milik sekolah. Letak sekolahnya pun cukup strategis karena berada di pusat pemerintahan (kelurahan) berdekatan pula dengan puskesmas dan mushola. Namun juga memiliki kekurangan, seperti sarana dan prasarana yang kurang mendukung dikarenakan kami masih menemukan atap yang bocor, bangku dan meja yang rusak, WC yang tidak layak pakai.
Untuk Kegiatan Belajar Mengajarnya kami membandingkan antara kelas 1 dan kelas 6. Di kelas 1 kegiatan Belajra Mengajarnya menggunakan Tematik dan sangat menarik perhatian siswa, karena guru memiliki Keterampilan mengadakan variasi sehingga belajar sambil bermain, sedangkan di kelas 6 Kegiatan Belajar Mengajarnya menggunakan mata pelajaran, diantaranya mengulang pelajaran yang telah dipelajari di kelas 3,4 dan 5 sehingga siswa sudah memahami dan mengetahui materi sebelumnya. Oleh sebab itu, di kelas 6 harus lebih sungguh-sungguh belajarnya karena untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional.
















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK


Mata Pelajaran : B.Indonesia, PLH, Agama
Kelas/Semester : 1/2
Hari/Tanggal : Selasa/ 18 Januari 2011
Tema : Kebersihan


 Standar Kompetensi
B.Indo : Membaca
Memahami teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi.
PLH : Membiasakan kesiagaan dalam menghadapi bencana alam.

 Kompetensi Dasar
B.Indo : Membaca teks pendek dengan lafal dan intonasi yang tepat
PLH : Menunjukkan sikap empati terhadap orang yang terkena bencana.

 Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat membaca teks dengan lafal dan intonasi yang tepat, siswa dapat menunjukkan sifat empati terhadap orang yang terkena bencana.

 Materi ajar
Membaca lancar
Bersikap empati kepada orang lain.

 Metode Pembelajaran
• Ceramah
• Tanya jawab
• Pemberian tugas

 Sumber dan alat pembelajaran
• Buku B.Indonesia
• Buku PLH
• Silabus
• Media gambar bencana alam
 Langkah-Langkah Pembelajaran
• Appersepsi
• Motivasi
• Menyebutkan tujuan pembelajaran
• Pengelolaan kelas

 Kegiatan Inti
• Memperhatikan wacana pendek yang terdiri dari 3-5 kalimat ayng ditulis oleh guru dipapan tulis.
• Membaca dengan lafal dan intonasi guru tepat untuk tiap kalimat.
• Membaca kalimat secara indifidual, kelompok dan klasikal dengan suara nyaring.
• Membaca dengan memperhatikan tempat jeda pendek.
• Melakukan tanya jawab tentang isi bacaan.
• Guru memasang gambar bencana alam dipapan tulis.
• Siswa menyimak penjelasan guru
• Guru dan siswa bertanya jawab.
• Guru mengajukan pertanyaan kepada salah satu siswa.
• Guru memberikan kesempatan bertanya kepada siswa yang belum mengerti.

 Penutup
• Guru membimbing siswa menyimpulkan materi yang telah diajarkan.
• Siswa mengerjakan soal latihan.
• Guru memberikan tugas rumah.


 Penilaian
• Teknik : Tes lisan dan tertulis
• Bentuk tes : Isian
• Contoh instrumen : B.Indonesia

Rajin Mandi
Mita anak rajin
Ia mandi setiap hari
Tak lupa menggosok gigi
Ia mandi sehari 2 kali
Pagi hari dan Sore hari
Sehabis mandi badan terasa segar
Badan bersih dan sehat
Badan sehat belajar menjadi giat



Jawablah Pertanyaan dibawah ini
1. Apakah judul bacaan diatas ?
Jawab : Rajin mandi
2. Berapa kali mita mandi ?
Jawab : 2 kali
3. Kapan mita mandi?
Jawab : Pagi dan sore hari
4. Terasa bagaimanakah badan kita setelah mandi ?
Jawab : Terasa segar
5. Badan sehat belajar menjadi ?
Jawab : giat




Contoh instrument PLH

1. Apa yang dapat kita sumbangkan kepada teman yang tertimpa bencana ?
Jawab :
• Pakaian layak pakai
• Menyumbang uang
• Sumbangan buku pelajaran dan alat-alat tulis
• Makanan


2. Sebutkan dampak bencana alam ?
Jawab :
• Luka-luka
• Meninggal
• Kehilangan rumah
• Sekolah yang runtuh
• Buku-buku pelajaran hilang
• Kelaparan





Mengetahui, Bogor , 18 januari 2011
Kepala Sekolah Guru Kelas

Achmad Mustika, S.Pd, M.Si Ela Nurlaela
NIP 196101081979121001
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : 6a/2
Pertemuan ke : 1-3 (11, 12, 18 Januari 2011)
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit

 Standar Kompetensi
Melakukan operasi hitung pecahan dalam pemecahan masalah
 Kompetensi Dasar
Menyederhanakan dan mengurutkan pecahan
 Indikator
Siswa dapat :
• Mengenal berbagai bentuk pecahan
• Menyederhanakan pecahan
• Mengurutkan pecahan

i. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mengenal berbagai bentuk pecahan, menyederhanakan pecahan, dan mengurutkan pecahan.
ii. Materi Pokok
Operasi hitung pecahan

iii. Metode Pembelajaran : ceramah, tanya jawab, demonstrasi.
Pendekatan : CTL
Model : TALKING STICK





iv. Kegiatan Pembelajaran
Langkah-langkah
1. Pertemuan ke 1-3
Kegiatan awal
1. Appersepsi
2. Motivasi
3. Tujuan pembelajaran
4. Membuat kesimpulan

2. Kegiatan Inti
1. Guru menyiapkan sebuah tongkat
2. Guru menyiapkan materi pokok yang akan dipelajari, kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca dan mempelajari materi
3. Setelah selesai membaca materi atau buku pelajaran dan mempelajrainya siswa menutup bukunya
4. Guru mengambil tongkat dan memberikan pertanyaan kepada siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya, kemudian seterusnya sampai sebagian siswa mendapat bagian untuk menjawab pertanyaan dari guru.
5. Guru memberi penghargaan kepada siswa yang menjwab pertanyaan benar.

3. Penutup
a. Guru bersama murid membuat kesimpulan
b. Memberikan tes formatif

v. Bahan dan sumber belajar
• Matematika kelas VI
• Silabus


vi. Penilaian
1. Bentuk tagihan : lisan, tulisan, perbuatan.
2. Bentuk instrumen : Isian
3. Contoh instrumen : Metematika hal 87-93





















Mengetahui, Bogor , 11 januari 2011
Kepala Sekolah Guru Kelas


Achmad Mustika, S.Pd, M.Si Sulyanah
NIP 196101081979121001 NIP 196202131982042006

DAFTAR PUSTAKA



Laporan kelompok Kuliah Kerja Nyata 2006
Laporan individu Praktik Kerja Lapangan 2008
http://www.anneahira.com/artikel-pendidikan/tujuan-pendidikan.htm
http://kavie-design.indonesianforum.net/t8-pengertian-pendidikan
http://www.scribd.com/doc/2235912/contoh-proposal
http://meysiska.blogspot.com/2009/03/contoh-laporan-observasi.html
Buku Strategi Pembelajaran penerbit UT (Universitas Terbuka)





















LAMPIRAN

Tampak Depan Gerbang

Gedung 3 (kelas 1a,b,c, ruang kepsek) Gedung 4 (kelas 2a, b, kelas 4)



UKS Ruang Kepala Sekolah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar